Bagian tubuh mana yang harus ditutupi oleh wanita? Dan apa ayat-ayat yang terdapat mengenai hal ini? 

Al-Qur’an al-Karim menunjukkan kewajiban wanita untuk menutupi tubuhnya dalam firman-Nya SWT, “Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang [biasa] tampak darinya. ” (QS. an-Nur: 31)

Yang dimaksud dengan perhiasan di sini adalah tempat-tempatnya, bukan apa yang dijadikan perhiasan seperti gelang, kalung, anting, dan sebagainya. Dengan kata lain, yang dimaksud di sini adalah keseluruhan tubuh. Dan Allah menganggap tubuh sebagai perhiasan, adalah sebagai disparate yang jelas bahwa ia (tubuh) merupakan pusat daya tarik dan seks bagi kaum pria. Oleh karena itu, Allah SWT menginginkan agar wanita menutupinya selain apa yang tampak darinya, yaitu wajah dan kedua telapak tangan menurut sebagian pendapat, dan ditambahkan kedua kaki menurut pendapat yang lain.

Lalu, mengapa terjadi praktek penutupan wajah?
Itu termasuk hal-hal yang insidental, yang kaum Muslim terpengaruh dengannya pada saat mereka menjalin kontak dengan peradaban-peradaban lain.

Apakah istri-istri Nabi saw menutup wajah mereka dengan jilbab dan telapak tangan mereka?
Kami tidak menemukan dalil mengenai hal itu, dan barangkali kami menemukan dalil yang sebaliknya.

Kapan wanita dimaafkan (diperbolehkan) untuk tidak berjilbab?
Tidak ada suatu keadaan di mana di dalamnya wanita dimaafkan untuk tidak memakai jilbab, kecuali jika ia terancam bahaya pada saat berjilbab, atau jika ia terancam ditalak oleh suaminya, yang talak tersebut akan sangat menyulitkannya. Maka ia boleh mencopot hijab dalam batas tertentu.

Pada saat wanita kehilangan sesuatu yang dapat membangkitkan syahwat pria dikarenakan buruk rupa (tasy’wih) dan cacat total (al-‘ajz al-kamil), maka apakah ia masih diperintahkan untuk menutup pesona fisiknya dan tidak menampakkan perhiasannya?
la tetap harus menjaga ketentuan hijab, karena syariat itu bersifat umum. Ketika ia kehilangan unsur yang merangsang dan daya tarik dalam pandangan sebagian orang, tidak berarti ia kehilangan total sifat itu.

sumber : pesantrenonline.com